“Oia, Bi, nanti malam biarkan Emily tidur di sini lagi dan aku yang kembali ke rumah. Bagaimana?” tanya Aaron. “Baiklah, aku tidak keberatan. Apakah Emily tidak keberatan juga?” tanya Bibi May pada gadis itu. Seperti biasa, Emily hanya menganggukkan kepalanya dan sedikit berbicara. Bibi May sangat memaklumi keadaan keponakan kesayangannya. Dia membelai lembut kepala gadis itu dan mencium keningnya. “Apakah Emily bersedia menemani Bibi tinggal di sini? Jika ya, maka kita dapat mengambil barang-barangmu dan memindahkan semuanya ke mari,” tanya Bibi May penuh harap. “Ya, Emily. Tinggallah di sini, aku akan sering-sering mengunjungimu. Lebih aman bagimu tinggal bersama dengan Bibi May,” jawab Aaron sangat antusias. “Ya, aku mau Bibi May,” jawab Emily pelan, bahkan suaranya nyaris tak

