--Happy Reading-- Prank…! Juan Marino melempar gelas yang berisi minuman anggur ke dinding kamarnya dengan marah. “Breengsek! Berani-beraninya mengusik ketenanganku. Bersiap-siaplah kalian menemui azal!” umpat Juan dengan jalannya yang nampak sempoyongan. Brukk! Tubuh Juan pun terhempas ke atas kasurnya yang super big size. Laporan yang dia terima mengenai detective Arnold dan Erland yang begitu gigih mencari bukti terkait kematian rivalnya, si bocah ingusan yang begitu pemberani, membuat Juan Marino pun naik pitam. Juan Marino mendapat laporan dari salah satu polisi yang terlibat dalam penembakan Erix Angelo. Bahkan, pria itulah yang melesatkan tembakannya yang tepat bersarang di dalam d**a Erix Angelo. Tidak sembarang orang yang bisa membidik senjatanya dengan tepat sasaran, ta

