"Raihan tetap bersama Mama, sekarang dan selamanya." Terhitung dua hari Ali mengatakan itu. Tapi, yang namanya omongan hanyalah omongan tanpa sesuatu yang berarti. Prilly tetap pergi dan tak ditemukan, itulah kenyataannya. Dan Ali, jangan tanya seperti apa keadaan lelaki itu. Yang jelas, emosinya tak stabil dan kerap menghajar orang suruhannya saat tak mendapati kabar baik tentang Prilly. Keadaan kacau. Itulah yang menggambarkan situasi saat ini. Raihan yang tidak mau berinteraksi dengan Ali. Risma yang kembali pulih dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Renata yang melayani Risma meski wanita itu menolak keras kehadiran Renata. Ali? Lelaki itu sama sekali tidak perduli dan merasa bersalah telah nyaris membunuh sang Mama. Saat Risma terbaring di rumah sakit pun lelaki itu hanya d

