Saksi Mata

1255 Words

    Suasana sarapan pagi ini terasa jauh lebih menyenangkan—dibanding dengan hari-hari canggung yang sudah lalu. Sepertinya hati Oom Junot sudah sedikit mencair. Beberapa kali ia melontarkan candaan garing khasnya. Meskipun garing, namun terasa hangat. Lega rasanya bisa mendengarnya kembali.     "Garing banget, Dad! Sumpah!" ejek Tante Keke seraya memakan potongan-potongan buah dari piringnya. Semenjak hamil, menu sarapannya memang selalu berbeda dengan yang lain. Hanya buah. Karena hanya itu satu-satunya yang bisa ia makan, tanpa harus merasa mual.     Selama trimester pertama kehamilan, wajar jika ia masih selalu mengalami morning sickness.     "Garing banget, Daddy!" Bjorka mengukuti mommy-nya.     "Aing!" Namira kali ini. Seruan tidak jelas, yang berarti garing itu, sukses membuat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD