"Apa kamu buta enggak bisa lihat jam, ini udah malam!" Gibran merasa terganggu sedari tadi ranjangnya bergerak karena Aliza terus berpindah posisi miring dan berbaring. Gadis itu menoleh dengan sebal. Tadinya ia sudah menyambar jaket bergambar panda pemberian papanya di lemari siap menyusuri ibukota mencari keberadaan sang kakak. Ia dilanda cemas mendapat pesan dari papanya kalau Zelina belum tiba di rumah. Tapi, alih-alih berinisiatif membantu mencari, Gibran malah mengomel serta memberi peringatan keras agar Aliza tidak keluar satu meter pun dari kamar. "Apa kamu mau dipeluk biar bisa tidur?" Gibran berusaha menyingkirkan guling yang menjadi pembatas keduanya, lalu menuai delikan lebar sang istri. Aliza berubah posisi dari berbaring ke posisi duduk. "Gimana aku bisa tidur kalau kak

