Bab 13. Ciuman Rasa Martabak

1012 Words

Di jam sembilan pagi, Nathan baru sempat menyambangi rumah Gina. Bukan karena sengaja, melainkan dia bangun di jam delapan lewat tiga puluh, kemudian bersiap membersihkan diri. Penyebabnya satu: semalam teleponan ria dengan Gina, mendengarkan cerita-cerita berupa dongeng yang asal Gina rangkai, sampai tak terasa waktu menunjuk jam dua pagi. Selama menjadi atasan Gina tujuh tahun, Nathan menyimpulkan: pendiamnya Gina semasa menjadi sekretarisnya hanyalah formalitas, dia menyembunyikan jati dirinya. Membuat Nathan baru benar-benar mengenal setelah melamarnya. Tok tok tok. Daun pintu Nathan bunyikan kehadirannya. Tangan kiri terselip di dalam saku celana, mata dibingkaikan kacamata menelisik keadaan rumah yang terasa sepi. Tok tok tok. Kepalan tangan Nathan membunyikan pintu lagi, member

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD