Dirga menjadi harap-harap cemas saat Acha tak kunjung kembali, setelah terakhir kali pergi bersama Miko, untuk berbicara empat mata. Laki-laki itu terus berjalan di ruang tamu, memikirkan istrinya dengan resah. Hingga suara langkah kaki membuatnya teralihkan. Dirga dengan segera mendekati Acha yang tampak terisak. Bisa ditebak kalau pertikaian terjadi di antara mereka. Tak lama kemudian, Miko menyusul dari belakang. Wajahnya terlihat ketat dengan raut penuh emosi. Tatapan matanya tajam menghunus, membuat Miko sadar bahwa keponakannya pasti terluka. "Miko. Kami terpaksa melakukan ini. Kamu tahu, kondisi nenekmu tidak stabil. Jadi, kami ...." "Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi. Semuanya sudah berakhir. Om bisa miliki Acha," sahut Miko yang kemudian berlalu begitu saja, meninggalk

