Ashley terbangun saat sesuatu menendang kakinya. Dia menatap sekeliling ruangan yang sama, gelap dan juga pengab. Walaupun ada jendela tapi tetap saja tidak ada udara masuk kecuali pintu. Jendelanya sudah berkarat, di buka pun akan menimbulkan bunyi. Ashley mengerjap beberapa kali. Dia pun menatap Lail yang berdiri di depannya. Langsung sama Ashley mendengus seketika. "Wah, apa tidurmu nyenyak Ash?" tanya Lail. Nyenyak dia bilang? Mana ada nyenyak tidur aja hanya beralaskan tikar, tidak ada guling maupun bantal. Jangankan dua benda itu, selimut saja engak ada sama sekali. "Aku pikir tidurmu cukup nyenyak Ash, sampai aku datang sama kamu masih dalam keadaan terlelap." Ashley tidak menjawab. Dia masih ingat, saat Lail pergi, Ashley pun memakan masakan Jordan. Setelah itu ada seora

