RAHASIA

1775 Words

 "Kenyataan bahwa hanya beberapa hari bersamamu membuatku kebingungan setelah kembali ke rutinitas harianku membuatku kesal dengan diriku sendiri. Bagaimana aku bisa melakukan hal semacam ini?” **** -Satu bulan kemudian-  "Apa yang kau lakukan di sana, Arsila? Kau hampir menembakku, sebenarnya kau mengerti cara bermainnya atau tidak?”  "Arsila! Jangan diam saja, maju- aish... bagaimana bisa seperti ini? Musuh kita banyak sekali!"  "Hey! Urus karakter-karakter aneh itu! Kenapa kau hanya membiarkan mereka lolos? Mereka ada untuk dikalahkan."  Aku memutar bola mataku. Entah kenapa bermain game bersama senior-senior ku selalu berjalan dengan buruk, mereka semua terlalu bersemangat sampai telingaku sakit.   "Senior, kalian semua terlalu berisik!" teriakku kesal, sayangnya mereka sama sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD