Tak terasa hari sudah pagi. Sedikit demi sedikit Ana membuka matanya. Dia melihat langit-langit kamar dan melihat sekeliling ruangan, seketika dia menyadari bahwa dia sedang tidak berada di kamarnya sendiri dan menyadari bahwa dia sedang memakai kemeja pria. Dia lalu mengingat-ingat kejadian tadi malam dan seketika bangun dari tempat tidur. Tetapi, pusing di kepalanya membuat dia terjatuh kembali di tempat tidur. “Aw... pusing sekali kepalaku,” ucap Ana meringis kesakitan. “Apa yang terjadi tadi malam? Kenapa aku memakai kemeja pria? Tuhan, apa yang sudah aku lakukan?” Sesal Ana sambil menutup wajah dengan kedua tangannya. Pintu kamar terbuka secara tiba-tiba. Sang pemilik rumah memasuki kamar yang ditempati Ana tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. “Kau?! Kenapa masuk kamar tiba-tiba?

