36

4026 Words

-Alya POV- Ini buruk. Keadaanku tidak menunjukkan kemajuan setelah hari pertama terkena demam. Keringat dingin terus mengucur keluar di dahiku. Panasnya juga gak terasa menurun. Kepalaku semakin berdenyut sakit dan jika diamati, wajahku pucat -sangat- parah. Otot-otot tubuhku terasa lemas semua, tak bertenaga meskipun makan banyak tiga kali sehari. Aku sekarang sendirian di kamar hotel. Rendra pergi mengurusi pekerjaan terakhir kami di Amerika. Ini hari terakhir dinas kami, omong-omong. Selama dinas, aku tidak membantu sama sekali akibat demam sialan ini. Aku jadi merasa gak berguna sebagai sekretaris. Jam sembilan pagi, aku bangkit berdiri dari ranjang. Berjalan sedikit tertatih menuju kamar mandi. Sampai disana, kedua tanganku bertopang pada wastafel. Pantulan wajahku di cermin membu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD