Suasana mencekam dapat dirasakan oleh siapapun orang yang memasuki kamar ini. Sebenarnya tak ada yang aneh, kamar bernuansa coklat s**u yang terkesan rapi dengan segala macam interior minimalis menambah kesan nyaman kamar ini, harusnya. Ya seharusnya, karena di sudut ranjang justru terdapat seorang wanita yang meringkuk dengan tangis tergugunya. Tak jauh darisana, tepatnya disamping ranjang berdiri seorang pria yang nampak menahan amarahnya. Rahang yang mengetat, tatapan mata tajam seolah ingin membunuh wanita yang ada dihadapannya serta tangan yang mengepal kuat mampu membuktikan bahwa pria itu kini tengah menahan amarahnya. "Saya minta kamu melakukan hal sederhana bahkan kamu pun tak bisa," pria itu menggeram. Tangannya bahkan sudah bersarang pada rahang wanita itu dan mencengkramnya

