Penerbangan berjalan dengan lancar, Abian sudah menelfon seseorang untuk menjemputnya di bandara. Seorang pria paruh baya turun dari mobil dan menundukkan kepalanya menyambut Abian “Sudah lama nggak ketemu mas Bian! Mari mas, ibuk sudah menunggu dirumah!” ucap pria itu yang diketahui oleh bernama Anton. Olive hanya diam selama dalam perjalanan, bahkan Abian bisa merasakan perasaan grogi Olive. Sebelumnya Abian tidak menjelaskan apapun, ia hanya ingin Olive bertemu lebih dulu dengan ibu kandungnya. Karena beberap hal, ibu kandung Abian tidak datang ke acara pernikahan. Selain karena pekerjaan, ibu Abian merasa masih canggung untuk bertemu dengan ayah Abian. Apa yang sudah terjadi memang masih belum bisa diterima dengan logika hingga sekarang. Hubungan itu seharusnya tidak renggang, tapi

