Sebisa mungkin Dira menormalkan situasi yang terjadi di dekatnya. Ia menjadi pribadi yang bersikap santai seperti Dira yang biasanya. Ia menghargai Akila sebagai kakak untuknya, dan juga Ares dan Diy sebagai teman biasa. Berulang kali Ares mencari celah untuk menggombali dirinya, namun setiap gombalan Ares selalu di sambut tawa oleh Akila dan Diy. Rekasi mereka berdua hanya membuat Dira merasa lebih lucu lagi mentertawakan dirinya. Itu karena, orang-orang disekitar Ares saja menganggap ucapan yang terlontar dari mulut Ares sebagai candaan. Tidak ada hal serius yang harus berubah menjadi baper. Sulit menilai dalamnya hati manusia. Jauh dari itu semua, wanita harus membentengi diri. Tidak semua laki-laki bisa dipercaya. Jika sudah terluka, sakitnya perasaan tidak sembuh sekalipun minum se

