Permainan Dira & Ares

1545 Words

Entah bagaimana malam berlalu, Olive langsung terjaga dan menahan teriakannya. Nafasnya terengah-engah seperti habis berlari kencang. Ruangan kamarnya membuat desiran di hatinya sedikit lebih tenang. Dadanya  seperti tertindih sesuatu. Itu bukanlah mimpi buruk, oh mungkin juga mimpi yang lebih menyeramkan dari sekedar mimpi buruk “Bian! Bian!” Olive menepuk-nepuk pundak Abian untuk membangunkan pria yang masih tertidur nyenyak itu. Mata Olive menyapu ruangan kamarnya. langit berwarna biru memamerkan pagi yang cerah. Perasaan Olive yang masih terasa ketakutan tidak menentu. Ia merasa masih berada di dalam kegelapan malam, persis sewaktu ia tesesat di hutan Swiss “Bian! Bangun!” Olive mendesak “Hmm, apa Liv? Iya kenapa? Apa?” Abian mengeluh. Ia memaksa dirinya untuk duduk sementara matany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD