Ares tidak puas dengan pembicaraan singkat yang terjadi antara dirinya dan Dira. Meskipun ia tidak terlalu banyak mengenal sosok Dira, tapi ada perubahan nyata yang terasa. Kemaren Dira bersikap dingin padanya, persis seperti Abian yang selalu saja mengacuhkan dirinya. Jika Abian memang sudah terbiasa dingin pada Ares, lantas bagaimana dengan Dira? Sebelumnya Dira baik-baik saja padanya. Sosok yang ceria dan nyambung jika Ares membahas hal apapun. Bahkan hal random sekalipun. Lalu tiba-tiba Dira menjadi kaku, jutek, cuek dan terkesan tidak tertarik dengan obrolan yang Ares buka. “Res? Itu tepungnya kebanyakan! Ih sumpah ngerusak aja lo! pergi sana! nggak usah usik kerjaan gue!” Diy protes. Ia berkunjung ke rumah Abian, karena merasa kesepian dirumahnya. Ia belum masuk kerja, dan kegiata

