Kolam Renang 2

1507 Words

Meskipun sudah memiliki Olive secara utuh,  Abian tidak bisa pungkiri kalau dirinya masih merasa terangsang setiap kali melihat tubuh molek istirnya itu. Menurutnya memiliki hubungan ranjang yang unik dengan berbagai sensasai baru, menjadi imajinasinya sebagai seorang pria selama ini. “Yank! Tapi nggak disini juga kan! Jangan deh! Entar kalau ada yang liat gimana?” “Nggak ada! mami kan pergi! para pembantu juga udah pada pulang! kamu nggak kasian ini yang di bawah udah sesak gini!” Abian menggiring tangan Olive dan membuat jemari Olive merasakan sesuatu yang sudah menegang di bawah sana. Olive mengigit bibir bawahnya, terlebih benda yang menegang itu terasa berdenyut, pipinya merona merah. Padahal Abian sudah menjadi suaminya, entah mengapa ia begitu malu-malu untuk berbuat nakal sepert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD