Elma memelankan langkahnya saat mereka sampai di sebuah tempat asing yang belum pernah ia datangi sebelumnya. Gadis berseragam sekolah itu mengernyitkan dahinya saat melihat tiga orang laki-laki yang bersamanya kini melangkah masuk ke dalam bangunan seperti ruko-ruko itu yang terletak di pinggir jalan. Di sampingnya ada banyak rumah yang berjejer dan beberapa gerobak dagangan yang ditinggal tanpa pemilik. “Kau tidak ingin mengganti pakaianmu?” Ucapan seseorang di sampingnya membuat Elma menoleh kaget, menatap pemuda tinggi itu yang entah sejak kapan sudah berganti pakaian. “Ini kost-kostan tempat aku tinggal, makanya aku datang ke sini untuk mengganti pakaian.” Jelasnya tersenyum samar. “Kau juga, gantilah pakaian. Aku ada beberapa baju dan kemeja kalau kau mau,” ujarnya menaw

