Lima Belas – Calista

2259 Words

Aku lagi membantu Mama dan tante Widi, Mamanya Akbar di dapur. Mempersiapkan apa saja untuk nanti malam. Seperti orangtua kebanyakan, jika sudah berkumpul maka akan diisi dengan membicarakan mengenai anggota keluarga masing-masing. Tante Widi yang lebih mendominasi pembicaraan, mengeluhkan kelakukan Akbar yang semenjak menjadi model jadi semakin boros.            “Mentang-mentang udah bisa cari duit sendiri, kalau mau beli apa-apa udah nggak minta izin lagi, mbak. Papanya sampai ngomel setiap hari.”            Mama tertawa pelan. “Udah, biarin aja dulu. Masih maruk itu si Akbar. Biasa uang jajannya dijatah, giliran punya uang jadi kebablasan. Namanya juga masih muda, dulu Bima juga gitu kok.”            “Tapi masalahnya, semalam dia baru aja minta di transfer lima juta buat pegangan gar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD