Pagi ini , ruangan yang biasanya nyantai kayak di pantai ini tengah di liputi suasana haru. Karna harus melepaskan Pak Haidar yang di pindah tugaskan ke kantor pusat dengan masa depan yang menjanjikan , tentu tidak akan di lewatkannya. "Hari ini , adalah hari terakhir saya di kantor ini. Bukan berarti hubungan persaudaraan yang sudah terjalin selama beberapa tahun ini putus begitu saja , siapapun pengganti saya nanti tolong kerja samanya. Kalian sudah melakukan yang terbaik." Ujarnya dengan suara yang sedikit bergetar. Mbak Dewi , KaNit dan aku sudah berkaca-kaca. Sedangkan Mas Indra dan Mas Dion sedang memainkan drama menangis dengan bahu bergerak naik turun , seolah benar-benar berduka. Walau bukan kepergian untuk selama-lamanya , tapi kehilangan orang sebaik Pak Haidar itu sama aja

