Masih menggenggam kedua tanganku , Aby menghapus air matanya yang telah jatuh dengan satu tangannya. Menghembuskan napasnya kasar lalu kembali menatapku dalam "I know , Na. Itulah kenapa aku minta kamu buat ijinin aku untuk tetap memperjuangkan kamu. I want you to stay by my side, Elena." Aku mengangguk paham , menatapnya dengan air mata yang terus jatuh membasahi pipiku "By , aku juga perempuan yang ingin kamu perjuangkan. Aku merasa beruntung karna menjadi bagian dari bahagiamu By. Tapi , rasanya nggak adil jika kamu harus mengorbankan Mama kamu untuk Aku. Aku nggak pantas jika di bandingkan dengan pengorbanan seorang Ibu. Seperti yang kamu tau , being your wife in the future is my goal. Tapi , apa kita punya pilihan lain?". Aby langsung menarikku ke dalam pelukannya "Ini---alasan kena

