Yura Terkejut

1120 Words

Kilatan mata Ravi terlihat jelas, rahang nya bahkan masih tegas dan keras, pria itu masih tidak mau mengalah dan mengakui kesalahan nya. “Julia, sudah berapa kali aku bilang, aku sedang membicarakan pekerjaan yang tidak bisa di tunda dan kamu, pergi secepat itu.” Ucap nya seraya menunjukan wajah putus asa, seakan ia sudah menjelaskan seluruh kenyataan yang ada. Bukan ini jawaban yang ingin Julia dengar, yang ingin Julia dengar adalah pria itu mengakui kesalahan yang ia buat dan meminta maaf dengan tulus, bukan malah mendebat nya seperti ini dan tidak mau di pandang salah. “Sudahlah, percuma berdebat dengan mu, sampai kapan pun kau tidak akan pernah mengakui kalau kau salah, sama seperti saat kau menyembunyikan identitas mu pada ku, kalau kau sahabat mantan ku.” Ucap Julia yang akhirnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD