Meja tempat Julia makan di isi oleh tiga orang lain nya, dua di antara nya adalah pria, yang satu duduk di samping Julia dan satunya di hadapan Julia. Ravi tidak menyukai hal itu sehingga ia berbisik dengan sedikit ancaman pada Julia. Bisikan itu membuat Julia merasa agak tertekan, Julia seketika duduk dengan sedikit tegap, ia menoleh pada rekan kerjanya yang sejak tadi memang mengajaknya bicara sambil sesekali berusaha menyentuh nya. Meski bercanda, tapi Ravi pasti naik pitam. Mereka semula sedang makan dengan tenang namun seketika jadi kaku karena Ravi baru saja berbisik kepada Julia. Gadis itu menoleh pada Ravi yang kini tersenyum pada nya, Julia menghela napasnya sejenak lalu memegang tangan pria itu di depan rekan kerja nya, hal itu menambah lagi perhatian banyak orang. “Teman-te

