Bertemu Masa Lalu

1067 Words

“Ada apa, Bu?” tanya Narendra begitu memarkirkan motor di halaman rumah Rahma, lelaki itu langsung masuk. Bahkan dia lupa dan tidak mengucapkan salam saat masuk rumah. “Biasakan kalau masuk rumah tuh salam, di sini ada anak kecil. Kasih contoh yang baik buat keponakan kamu.” “Ibu juga yang ngagetin Rendra, nyuruh datang segera, penting. Kan Rendra takut.” Keponakan Narendra duduk di atas playmat dengan mainan berserak di sekitarnya. Kali ini ditemani oleh pengasuh, Ariyani hanya meminta Rahma untuk mengawasi saja selama anaknya ditinggal bekerja. Narendra mendekat lalu menggendong keponakannya. Wangi minyak telon dia hirup dalam-dalam, rasanya segar. Dulu Narendra tidak bisa menghirup kesegaran hakiki seperti ini setiap hari. “Ibu sudah beli beberapa barang buat seserahan, periksa aj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD