"Apa?" tanya Yustaf heran. "Aku ingin memberikanmu hadiah." ucap Alika. Yustaf penasaran, apa sebenarnya hadiah yang akan diberikan padanya? Yustaf diam diam tersenyum memandang punggung Alika. Entah kenapa ia merasa sangat senang saat itu. Tak lama setelahnya, mereka pun sampai didepan pintu. Yustaf terkejut saat melihat sebuah motor matic berwarna hitam keluaran tahun ini terparkir didepan teras rumah. "I-ini?" tanya Yustaf tidak menyangka. "Gimana Yus? kamu suka warnanya gak? tadinya aku mau nanya ke kamu, sukanya warna apa. Tapi takutnya nanti kamu curiga lagi aku mau beliin motor. Aku kan dari awal niat kasih kamu hadiah ini." ucap Alika. "Sebenarnya kamu enggak perlu membelikan saya hal semacam ini Al." ucap Yustaf. "Tuh kan, pasti kamu selalu bilang kayak gitu deh. Enggak

