Lianna menggelengkan kepalanya tak percaya. Dalam sesaat ia kehilangan segalanya, ia berteriak dengan marah sambil bergegas ke arah Via. “Aku harus membunuhmu,” teriak Lianna kemudian mencekiknya yang membuat semua orang panik. Via masih dalam keadaan tenang, ia mengeluarkan pistol untuk menembak kepala Lianna dan menyebabkan Lianna membeku kemudian melepaskan tangannya. Via berkata dengan suara dingin. “Mengapa tidak mencekikku lagi agar aku bisa melihat apakah tanganmu yang lebih cepat atau senjataku yang lebih cepat. Siapa yang mati lebih dulu?" ucap Via. Cabrera menjadi sangat marah, ia dengan panik bergegas ke arah Via. Angel merampas pistol dari tangan Via dan menarik pakaian Cabrera tepat di d**a kirinya. Cabrera memutar matanya dengan hampa. Angel melepaskan tangannya dan Cab

