Jonathan menatap tajam Philip, dia bahkan tak bisa membalas ucapan Philip. Dia hanya mengatupkan giginya dan menahans diri untuk tetap waras agar tak langsung menembak mati kepala Philip. Dia masih bisa mengingat perkataan ayahnya sebelum mereka benar-benar menghadap Philip. Perkataan yang menjadi alasan bagi Kingswell selama ini tetap diam walau harus tersiksa batin. "Aku bisa saja membunuh ayahku sejak lama, John. Tapi... Apa kau tahu kenapa aku tak melakukannya?" tanya Kingswell. Jonathan menggeleng sebagai jawaban. Mereka tengah berada di dalam mobil saat baru memasuki gerbang mansion Philip. "Karena aku tak ingin menjadi sepertinya. Siapa yang mampu membunuh istri dan anak sulungnya hanya karena mereka tak menuruti keinginannya? Hanya seorang iblis yang sanggup melakukan itu," uj

