Mengapa engkau mengusir ku pangeran,bukan kah kita berteman dan mencari makan dipingir danau ini berasama para serangga yang lain,berteman kata mu kita baru pertama kali bertemu dan kau tidak tahu siapa saya,saya tahu kok dengan mu,tahu katamu tidak tuan putri kamu baru melihat saya pertama kali, kita memang mecari makan di tempat yang sama,tapi apakah engkau tidak melihat kami memakan makan yang engkau tidak sukai dan apa ka engkau tidak meliaht para seranga yang menjahu kami para lalat,tapi pangeran degan (napas yang tersenggal ),"saya ingin berteman dengan mu",pangeran pun diam lalu berkata pergi engkau putri jahui saya,putri pun terdiam mendukkan kepala nya dan menetes kan air mata,hati pangeran pun tersentuh melihat air mata tuan putri,mengapa enkau menaggis putri,tidak saya tidak mengis,jangan bohong,sambil mengusap air mata tuan putri berkata"saya hanya inggin menghibur teman saya saya yang bersedih tapi saya tidak bisa membatuh nya" ,pangeran engkau telah membatu ku putri,bantu apa saya hanyah menangis kerna tangisan mu lah yang mebuat ku mejadi semangat,teman ku dengan wajah yang tersenyum dan gembira, begitu juga tuan putri.
Pangeran lalat dan tuan putri ,berjalan bersama,semua seranga yang melihat mulai saling berbisik,"apaka tuan putritidak malu berjalan dengan lalat sambil tertawa"perjurit lebah pun mendekat,begitu pun perjurit lebah mendekat denggan wajah yang marah, lalu tuan putri berkata wahai perjurit lebah jahu kami,kami hanyah inggin bersama,wahai perjurit lalat pergi dari sini ,baik pangeran,pangeran dan putri pun menghabiskan hari yang sama dan itu menja di hari yang indah untuk seekor lalat dan lebah.
Hari menjela sore matahari mulai terbenam dan gelap mulai menutuppi danau para pangeran dan putri seranga mulai berbodang pulang kerumah,pengaran lalat pu muali berapmitan dengan putri,saya pulang duli wahai tuan putri lebah,dah putri,denangan senyuman putri pun membalas dengan senyum yang lebar.Dan menjadi sunyi tertutup oleh gelap nya malam.
Ketika sampai dirumah,malam mereka saling tersenyum sendir entah mengapa pangeran terbayang tuan putri lebah,mengapa aku membayang tuan putri yah banyangan dan kenagan tadi siang membuat aku semangat hari ini,"ah sudah lah aku mau tidur",begitu juga tuan putri,pangeran lebah ternyata lucu dan memiliki wajah yang manis,"aduh mengapa aku ini ahahahahah.
"Innovel Weriting Contest----The next Big Name"