"Maaf Dokter Bagas, ada perlu apa ke sini ya?" tanya Silvia sambil mengintip ke Bagas dari jendela di sana karena ya, mengingat dia sendiri di rumah, tentu saja memasukkan orang apalagi seorang pria saat tidak ada siapa-siapa akan tidak pantas dan juga berbahaya. "Saya mau ketemu Abi kamu. Beliau ada?" ucap Bagas terlihat biasa saja membuat Silvia langsung menjawab dengan jujur. "Maaf, Dokter. Beliau tidak ada. Mungkin Dokter bisa datang lain kali," ucap Silvia yang sebenarnya mulai merasa curiga karena, jika Abinya itu memiliki janji dengan seseorang, pasti Abinya itu sudah siap bertemu dan berada di rumah. Tapi ini..... "Oh... gitu? Kalo Mama kamu? Gak papa deh, saya mau ketemu Mama kamu aja," ucap Dokter Bagas terlihat mengintip ke dalam rumah seolah tengah mencari sesuatu. "Nggak

