Part 31. Terpisah

1218 Words

"Maaf-maaf. Saya terlambat ya? Padahal saya yang udah nawarin buat jemput kamu tadi. Di lokasi saya di sana tadi sempet hujan lebat banget. Makanya saya nunggu ujannya reda dulu baru ke sini. Kamu udah nunggu lama?" ucap Alfian saat setelah dia duduk dibangku kosong yang ada tepat di depan Silvia di sana. "Nggak kok, Pak. Gapapa. Bapak mau pesen apa? Itu tadi kehujanan ya? Kok basah gitu? Pesen minuman panas aja, ya? Bentar," ucap Silvia begitu perhatian kemudian bangun dari duduknya untuk pergi ke meja pemesanan di dekat pintu masuk. Alfian sebenarnya sudah merasa penasaran dan tidak sabaran mengenai apa sebenarnya yang ingin diceritakan oleh Silvia padanya di sana. Karena ya, jika dipikir-pikir, tidak mungkin jika Silvia memintanya bertemu hanya untuk mengobrol santai karena Silvia b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD