Rasya baru saja pulang dari sekola, dan ia melihat pemandangan yang begitu indah di depannya. Percy tampak terlelap di atas ranjang kecil Arkan dan Arkan terlelap di atas d**a Percy dengan posisi tengkurap. Ia berjalan mendekati mereka berdua, dan duduk di kursi yang ada di sisi ranjang. Tatapannya tertuju pada Percy yang terlelap, dan juga Arkan. Mereka begitu mirip... Setetes air mata luruh dari pelupuk mata Rasya. Ada rasa sakit dalam hatinya melihat pemandangan ini. Tangannya terulur untuk mengusap kepala Arkan dengan lembut hingga lenguhan Percy menyentakkannya. Ia segera mengusap air matanya. "Kamu sudah pulang?" tanya Percy mengerjapkan matanya menatap ke arah Rasya. "Iya," Percy terbangun perlahan dan memindahkan Arkan ke atas ranjang. Ia segera beranjak dari rebahannya dan dud

