50. Skor Pertandingan

831 Words

Setelah mereka berpelukan. Haydan menuntun Divya untuk duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Tak bisa dielakkan rasa bahagia melihat Divya, walaupun sempat dibuat sangat terkejut. Seolah ini adalah mimpi dan Haydan tak berharap terbangun karena terlalu bahagia. Namun mimpinya itu terbangun dengan sambutan kenyataan yang membuatnya terbang oleh rasa bahagia dan rasa lega saat sepasang lengan mungil Divya memeluknya. Tubuh mungil yang dia rindukan itu memeluknya erat dan memanggil namanya beserta rentetan kata maaf yang tak berkesudahan. Dari situ Haydan paham. Jika Divya kembali padanya. Tak jadi pergi meningalkannya sendiri di dunia ini. Tidak jadi membiarkannya mencintai wanita itu dalam diam, dalam mimpi, dan dalam jarak yang jauh. Karena pelukan itu membuktikan bawa wanita itu akan b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD