Chapter 160

1052 Words

Banyak hal yang mereka ceritakan. Berbagi dan komunikasi adalah kunci dari sebuah hubungan. Sampai mereka tidak sadar bahwa sudah sampai di butik yang dijanjikan mommy dan mami mereka. "Aga, kalian sudah datang? Hey, apakah kau Candy? Kau sangat manis sayang. Bagaimana bisa pria ini pernah menyakitimu, ah, mendengarnya dari Sisca aku ingin memukulmu Aga. Sayang sekali, kalian akan menikah, kalau tidak aku ingin menjodohkan anakku, Tama padamu" kerling wanita paruh baya yang diperkirakan oleh Candy seumuran dengan mommy dan maminya Aga. "Jangan mulai deh tan, kamu baru saja berbaikan" cemberut Aga memutar bola mata jengah, yang mendapatkan cubitan pelan di perutnya oleh Candy. Candy yang merasa tidak enak hati pun, hanya tersenyum dan meminta maaf atas sikap Aga kepada wanita bernama Lea

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD