Chapter 30

1397 Words

Ariana merasa perutnya bergejolak, setelah menyeduh teh mint yang dokter sarankan untuk menghilangkan mual. Ponselnya bergetar, pesan dari papanya tentang makan malam bersama keluarga sang papa. Keluarga barunya. First Love : Jumat ini oke? Papa kirim supir untuk jemput kamu ya. Me : oke papa sayang, thanks  Katakanlah Ariana alay, tapi ya ampun, dia tetap putri kecil yang tak pernah luput mengharapkan ayahnya. Cinta pertamanya, meski dia tidak pernah tahu wajah ayahnya, cinta itu sudah ada tersimpan rapat dalam hati. Ariana hanya memandangi makanan yang dulu sangat menggiurkan bagi dia. Tapi kali ini, nafsu makannya menguap. Melani terus-terusan mengoceh tentang gosip artis bersama Dena dan Vanya. "Gue balik ke kantor duluan ya, enggak nafsu makan ih." "Yah nanti kek Ar, sekalian a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD