47. Rencana Penyambutan

1129 คำ

Kadang Kaja lelah sendiri melihat dua orang ini bertengkar. Mereka seolah tidak bisa membiarkan satu hari tanpa bersitegang. Anehnya Kaja menyadari satu hal. Dengan bertengkarlah mereka menyampaikan bahasa cinta sebagai keluarga. Jadi ketika mereka bertengkar saking seringnya Kaja tak pusing seperti awal-awal. Kaja mulai terbiasa dengan tingkah ibu dan anak itu. "Apa ini sudah sering terjadi? Kau terdengar seperti sedang mengatakan sebuah kebiasaan di istana ini." Kaja terkekeh. Bisa dibilang hal ini memang dinamakan sebuah kebiasaan. "Memang beginilah hidup di istana. Terlalu banyak keanehan di keluarga kerajaan jadi aku harus terbiasa dengan semua ini. Tapi tenang saja mereka bertengkar bukan karena saling benci, malah sebaliknya. Itu cara mereka menyampaikan rasa sayang." Akai m

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม