Part 23

1113 คำ

Hari pernikahan itu akhirnya tiba. Freya duduk di kursi meja riasnya sambil menatap bayangan dirinya di cermin. Ia tampak begitu cantik dengan make up tipis serta gaun berwarna goldnya. “Kalo udah cantik mah mau make up tipis juga tetap cantik ya.” Ucap si penata rias membuat senyum Freya mengembang. “Bisa aja, Mbak.” “Tau gak? Pak Ezra sampai reservasi jasa saya dari dua bulan yang lalu loh karena katanya suka make up yang saya buat kebanyakan simple dan tidak tebal.” “Wah! Iya kah? Kok dia bisa tau?” Penata rias itu hanya mengedikkan bahunya,” sepertinya pak Ezra yang cari tau sendiri. Dia suami idaman banget pasti ya. Kamu beruntung.” “Ya … ya … suami idaman. Jangan sampai diambil pelakor, Frey.” Sambung Joselyn yang memang berada dikamar yang sama dengan Freya. Gadis itu juga s

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม