"Arman....!" Aku menjerit setelah terbangun dari mimpi buruk. Aku mimpi Arman meninggalkanku. Lantas Ibu langsung memelukku. "Azalea, sayang kamu kenapa?" tanya Ibu cemas. "Ibu, Arman dimana Bu? Sekarang jam berapa Bu?" "Arman ... ia baik-baik saja kok sayang. Sekarang masih jam dua belas malam nak." ucap Ibu. Aku masih ragu, sepertinya ada yang tidak beres. Aku memutuskan untuk keluar dari ruangan ini, namun Ayah dan dokter yang menanganiku datang mencegah. "Sayang, kamu mau kemana?" tanya Ayah. "Azalea, mau ketemu Arman Yah!" Ayah hanya diam tidak menjawab dan diamnya Ayah membuatku semakin penasaran dengan mimpiku. Baru saja Aku ingin mempertanyakannya, namun urung saat dokter berkata kepadaku. "Azalea ... selamat ya!" ucap Dokter itu. "Selamat atas apa, Dok?" tanyaku heran. "S

