Fitnah

1533 คำ

"Oh … em, iya." Aku menjawab dengan sedikit grogi, aku membalas ragu senyumnya. Aku mengepalkan sesaat tanganku, menarik nafas dan menghembuskan perlahan. Menata hati yang tiba - tiba cenat cenut tak tau apa sebabnya. Kepalan tangan aku lepaskan dan mulai sedikit rileks. "Ini buat … saya." Aku menunjuk ikan di meja dengan dagu. Sambil mengusap tengkuk. "Iya, kamu nggak suka?" tanyanya. "Em … suka sih, tapi, agak aneh aja …." Aku masih mengusap tengkukku. "Aneh?" "Em … bukan aneh, tapi, agak beda aja," jawabku mulai gelagapan sendiri. "Iya, aku suka yang beda, kayak kamu beda …." Kelvin menjawab dengan suara jelas awalnya, hanya ujungnya terdengar pelan. Tapi, aku masih cukup bisa mendengarnya. "Apa?" Entah apa maksudnya, aku meminta dia memperjelas kalimatnya. "Hem … nggak. Aku

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม