Setelah mendengar Sarah akan menikah dan ternyata Pamannya adalah Calon Suaminya, Bisma sangat Marah.
Selama ini di merasa di bohongi oleh Sarah. Karena Lucky memperkenalkan diri sebagai Pamannya.
Bisma mencari Sarah di setiap penjuru kampus, Ternyata Sarah ke Perpustakaan untuk meminjam buku.
Bisma menemukan Sarah yang sedang berjalan sendiri dengan membawa 4 buku. Dia mengikuti sarah dengan Diam-diam.
"Hai sarah..Kenapa kamu membawa buku sebanyak itu?" Sapa Lucky.
" Aku banyak tugas Paman" Jawab Sarah.
"Hari ini kita pulang sama sama..Tunggulah Aku nanti di Kantin, Jam 3 " ucap paman.
"Baiklah paman" Jawab Sarah sambil tersenyum.
Bisma yang sejak tadi mengintai sarah dan mendengar percakapan mereka tersenyum licik. Sepertinya ada hal jahat yang akan dilakukannya kepada Sarah.
Sekitar jam 3 sore Sarah berjalan ke Kantin untuk menunggu Pamannya.
"Hai sarah.." Sapa Bisma dari arah Belakang.
"Hai Bisma..Kau belum pulang" tanya sarah.
"Aku banyak tugas jadi pulang terlambat" Jawab Bisma.
"Oia..Tadi ada pesan dari Pamanmu agar kau menunggu di Parkiran" Ucap Bisma Bohong.
"Oke terimakasih" Sarah berjalan menuju parkiran tanpa curiga.
Saat berjalan ke parkiran dan duduk di Kursi, Tiba-tiba ada Bisma menghampiri dan langsung membekap mulut Sarah.
Parkiran sepi membuat Bisma bebas melancarkan Aksinya.
Sarah meronta dan semua percuma. Sarah Pingsan dan Bisma mengangkat tubuh Sarah ke mobilnya.
"Maaf tuan, Kenapa dengan nona sarah" tiba tiba Satpam kampus menghampirinya.
"Sarah Pingsan Pak" Jawab Bisma gugup.
"Saya antar ke Rumah sakit dulu pak, Oh iya ini buat bapak jangan bilang saya yang antar takut ada gosip yang tidak baik" Ucap Bisma sambil mengambil uang pecahan seratus ribu di dompet dan memberinya ke Satpam.
Di lain tempat Lucky mencari Sarah, Dia tidak menemukannya di Kantin.Dan dia tidak mengangkat telponnya.
Lucky sedikit cemas tapi dia berusaha berpikir positif.
Lucky berjalan ke parkiran dan tidak sengaja menemukan Buku-buku yang tergeletak di Lantai dekat kursi. Dia mengambil buku tersebut dan Dia ingat Buku ini adalah Buku yang di bawa sarah tadi siang.
Lucky yakin ada yang tidak beres dengam sarah. Dia bergegas masuk ke mobil dan mencari Sarah.
*****
Sarah tersadar dan membuka matanya perlahan, Dia menyadari bahwa sekarang dia di tempat Asing.
Kamar Tidur luas dengan Nuansa putih dan Biru navy.
Sarah diatas Ranjang besar dan dengan tangan terikat.
Dia ingat terakhir dia duduk dan tiba tiba ada yang membekap mulutnya.
Dia memperhatikan Pakaianya dan merasa lega masih utuh.
Kreekk..Suara pintu terbuka dan ternyata Bisma yang masuk.
"Bisma" Ucap Sarah.
"Tenanhlah sayang, Aku tidak akan menyakitimu" ucap Bisma sambil berjalan mendekati sarah.
"Kenapa kau berbuat seperti ini Bisma?" Tanya Sarah.
"Karena kau membohongiku sarah" jawab Bisma pelan sambil Menyentuh pipi Sarah.
"Tanganku sakit bisma, Bisakah kau melepas ikatannya, Aku janji tidak akan kabur" Ucap Sarah memelas.
Bisma melepaskan ikatan ditangan sarah.
Bisma memeluk Sarah dan mencium Pipinya. Sarah sangat takut Bisma menyakitinya maka sarah berpura pura baik.
"Kenapa kau berbohong sarah" Bisik Bisma.
"Maksudmu?" Tanya sarah.
"Aku tau Lucky bukan pamanmu tapi pacarmu dan kalian akan menikah" jawab Bisma sambil melepas pelukannya.
"Dari mana kamu tahu? " tanya sarah bingung.
"Aku tahu apapun itu tentang dirimu sarah, Kenapa kau berkhianat kepadaku" Ucap Bisma dengan wajah sedih.
"Maafkan Aku Bisma, Aku sangat mencintai paman dari dulu sebelum kau mengenalku" Jawab Sarah.
Perkataan Sarah membuat Bisma murka.
Bisma menampar sarah dengan keras sehingga sudut bibir Sarah berdarah.
"Aku akan membuat pernikahanmu batal sarah dan kau akan memohon agar Aku mau menikah denganmu" Ucap Bisma berteriak.
Dia mendorong sarah agar tertidur dan membuka paksa Kemeja sarah.
Kancing kemeja Sarah terlepas.
"Lepaskan Bisma" Teriak Sarah sambil menangis.
Sekarang d**a Sarah terbuka dan menampakan Bra dan Buah d**a yang dipenuhi kecupan Merah Lucky.
Bisma kaget ternyata Buah d**a Sarah penuh kecupan dan dia yakin siapa pelakunya.
"Ternyata kau wanita jalang Sarah, Aku membencimu" Teriak Bisma.
Dia menampar sarah berkali kali dan bahkan memukulnya. menarik kemeja sarah dan merobeknya.
Sekarang sarah hanya memakai Bra dan celana Panjang yang masih melekat di Tubuhnya.
Dengan sekuat tenaga Sarah berlari dari ranjang, Dia melihat ada Jam Meja terbuat dari kaca. Sarah memecahkannya dan mengambil pecahan tersebut.
"Jangan mendekat Bisma maka aku akan membunuhmu" Ancam Sarah dengan wajah penuh lebam.
"Kau satu satunya wanita yang menolakku dan menyakiti hatiku sarah, Aku tidak bisa menerima penolakan" Teriak Bisma.
Bisma menarik pergelangan tangan sarah dan membantingnya ke Ranjang.Bisma berusaha melepas celana Sarah.
"Apa kamu masih Perawan sarah" Tanya Bisma sambil melepas Celana sarah.
Sarah hanya bisa berteriak..
"Jangan Bisma..Aku mohon Jangan.."
"Aku tahu kau masih perawan..Hahaha..Aku akan mendapatkannya sebelum kau menikah" Ucap Bisma sambil melepas celana Sarah.
Sarah sangat takut dia berontak dan menjatuhkan diri ke Lantai..
Buk..
Sarah mengambil pecahan kaca.
"Keperawananku hanya untuk Paman yang sebentar lagi akan menikahi ku" Teriak Sarah.
"Dari pada aku memberikannya padamu lebih baik aku mati" Ucap sarah sambil mengiris pergelangan tangan.
"Sarah..."Teriak Bisma.
Sarah mengiris Nadinya sendiri dan langsung terjatuh kelantai dengan tangan bersimbah darah.
Bisma sangat takut, Dia mengambil kain sprei dan menyobeknya untuk menutup luka di pergelangan tangan Sarah.
Dia mengambil selimut dan membungkus Badan Sarah yang hanya menggunakan CD dan BRA.
Bisma menggendong sarah ala Bridal style. Bisma berlari cepat menuju mobilnya. Terlihat Sarah sudah mulai lemas.
"Sarah bertahan lah, kumohon" Ucap Bisma dengan suara tidak beraturan.
Bisma memacu mobilnya dengan cepat membawa Sarah kerumah sakit. Dia takut sarah tidak tertolong
"Paman.." Sarah menyebut nama pamannya pelan.
Sekarang Bisma tiba di rumah sakit dan Sarah langsung bawa ke ruang gawat darurat.
"Dokter tolong rawat dia" Teriak Bisma yang langsung meletakan tibuh sarah di kasur.
"Maaf apa yang terjadi dengannya?" tanya perawat.
"Dia mengiris pergelangan tangannya" ucap Bisma.
"Maaf silahkan anda tunggu diluar" ucap perawat kepada Bisma.
Bisma kalut, ketakutan karena sarah mulai tak sadarkan diri.
Bisma meninggalkan Sarah sendiri karena dia takut Dokter tahu dia menganiaya Sarah dan pasti dia akan kena masalah.
setelah satu jam penanganan akhirnya sarah di pindahkan ke ruangan rawat inap.
"Perawat siapa yang bawa gadis ini dan dimana dia sekarang" tanya dokter kepada perawat.
"Laki laki yang membawa gadis ini pergi dok.." jawab Perawat wanita.
"Gadis ini di siksa terlihat dari wajahnya yang penuh lebam.Ada indikasi dia akan di perkosa karena dia datang tanpa busana.
Akhirnya dia bunuh diri. Laporkan ini ke kepolisian" Ucap dokter.
Setelah Dua jam sarah terbangun dengan selang infus di tangannya.
"nona sudah bangun, maaf siapa nama Nona" Tanya perawat saat sedang Memeriksa infusan sarah.
"Sarah" jawab sarah pelan.
"Apa ada no yang bisa di hubungi nona" Tanya Perawat lagi.
Sarah memberi no ponsel Lucky.
"Hallo Saya dari Rumah sakit Mutiara, Kolega anda bernama sarah Sedang dirawat di ruang Apel, silahkan anda datang"
"Baik saya akan kesana sekarang" jawab Lucky sambil berlari ke mobilnya.
Sekarang dia sampai dirumah sakit dia menuju ruangan Sarah.
Dia sangat terkejut melihat Sarah dengan wajah penuh lebam dan tangan pergelangan tangan di balut perban.
Sarah sedang tertidur, Tak lama Dokter tiba dan mengajak Bisma keruangnnya.
"Maaf saya dengan siapa nona sarah?" Tanya dokter.
"Saya calon suaminya" Jawab Lucky.
"Nona sarah diantar seorang laki-Laki dengan kondisi mengenaskan. Wajah penuh luka lebam, pergelangan tangan teriris dan Hanya menggunakan pakaian dalam. Indikasi nona sarah di pukuli dan percobaan pemerkosaan walau alat vitalnya tidak ada bekas pelecehan seksual.
Lucky menggeleng tidak percaya, Hal mengerikan ini dapat terjadi kepada sarah. Dia merasa gagal melindungi Sarah.
Lucky kembali ke kamar inap sarah.
memandang wajah sarah yang penuh luka biru.
"Paman..Tolong aku." Sarah mengigau.
"Paman disini sayang.." Ucap sarah sambil mengecup kening sarah.
Tak lama Ponsel Lucky berdering.
"Ki..Kamu dan sarah di mana, kok rumah sepi?" Tanya ibunya sarah di telpon.
"Kak..Bisa datang ke Rumah sakit Mutiara, keruang Apel. Sarah sakit" Ucap Lucky.
"Apa sakit? oke oke Kakak kesan sekarang" Ibunya sarah bergegas pergii.
Sekita 30 menit Ibunya sarah Datang dan langsung Histeris menangis melihat kondisi anaknya nya.
"Kiki apa yang terjadi dengan sarah" tanya ibunya sarah sambil menangis dipelukan Lucky.
"Sarah di culik kak..Dipukuli dan akan diperkosa tapi sepertinya Sarah melawan dan mengiris Nadinya" jawab Lucky dengan nada berat.
"Ya Tuhan Sarah.."Ibunya menangis keras.
"Siapa pelakunya Lucky?" Tanya marah.
"Bisma" Jawab Lucky cepat.
"Bukan kah dia teman sarah? Tanya ibunya sarah.
"Iya kak..Dia juga yang dulu menabrak sarah sengaja, Sekarang dia buronan Polisi"Jawab Lucky.
"Aku akan menemukannya kak dimanamu dia berada" Ucap Alex sambil masib memeluk ibunya sarah
TBC..