"Jadi, bagaimana?" tanya Derren pada Tetua kerajaan, yang tengah menjelaskan tentang perkembangan Phoenix, dalam diri Belve. Pagi-pagi buta tadi, Derren memanggil Tetua, selagi Belve masih tidur. Penasaran, kenapa Belve lama sekali tidurnya. Padahal, mereka akan menikah besok. Namun menurut Tetua, kemungkinan pernikahan mereka akan ditunda, sampai Belve benar-benar pulih. "Phoenix–nya, sudah benar-benar menetas?" Tetua itu mengangguk. "Tenang saja, Alpha. Luna akan segera bangun, dia hanya kelelahan saja," papar sang Tetua. "Tapi, ada yang membuatku sedikit khawatir, Alpha." Derren duduk dikursinya, sambil menatap Belve dalam. "Apa?" tanyanya. "Walaupun Luna tengah tidur sekarang, aku masih bisa merasakan kekuatan Phoenix yang pekat. Kemungkinan, Luna tengah melawan kekuatan yang

