Bab 12 First Date

1296 คำ

Lucas datang tepat waktu. Bukan lima menit lebih awal. Bukan satu menit terlambat. Tepat waktu seperti manusia yang hidupnya diatur oleh jadwal operasi dan kalender digital. Mobilnya berhenti di depan kontrakan Sisil pukul 10.00 siang. Sisil yang sudah menunggu di balik tirai langsung berbisik panik. “DIA DATENG.” Dhea, yang duduk di kasur sambil makan keripik, hampir tersedak. “Ya elah, bukan penagih utang, kan?” “Ini lebih serem!” Sisil berlari ke cermin sekali lagi, memastikan lip tint tidak beleber, eyeliner tidak miring, rambut jatuh natural—padahal lima menit sebelumnya sudah dicek sepuluh kali. Hari ini ia memakai dress biru muda sederhana, sepatu flat putih, dan tas kecil. Tidak terlalu formal, tapi jelas lebih niat dari biasanya. “Gue kelihatan kayak mau nikah gak?” bisikn

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม