Jam sudah lewat setengah sepuluh ketika Sisil turun dari ojek online di depan kontrakan. Dia baru saja datang setelah bekerja. Kemarin, dia harus lelah mental karena mantan PD yang mendatanginya dan membuatnya tidak bisa melakukan apapun selain mengeluh dan memulihkan diri. Sekarang, sejak pagi perusahaan tempat dia bekerja melakukan audit dan sebagai salah satu staff keuangan, dia yang menjadi salah satu yang paling sibuk. Sisil lelah secara jiwa dan raga. Badannya remuk. Kepala pening. Satu-satunya hal yang ia pikirkan cuma sampai di kontrakan, dia akan segera mandi lalu tidur. Pikirannya tidak berubah sampai ia melihat mobil hitam yang parkir persis di depan pagar. Sisil berhenti. Jantungnya langsung sadar duluan sebelum otaknya. Mobil itu dikenalnya. Lampu senyap. Mesin mati, tapi o

