Bab 10 Lega

1222 คำ

Perjalanan pulang terasa lebih ringan dari biasanya. Lucas tidak memutar musik. Tidak juga membuka pesan apa pun. Ia hanya menyetir dengan satu tangan, pandangan lurus ke depan, dan sudut bibir yang nyaris—nyaris—terangkat. Perkataan tegas dari Sisil sudah cukup. Dia tidak butuh pidato panjang atau penjelasan dramatis. Kenyataan kalau Sisil masih berniat mengejarnya dan tidak luluh pada Kristian, sudah cukup untuk membuat sesuatu yang sejak kemarin mengganjal di dadanya perlahan mengendur. Nggak balikan. Kesimpulan itu saja sudah cukup untuk membuatnya bahagia dan merasa lega. Jujur, selama dua hari, dia hampir tidak bisa tidur dan selalu mencoba fokus ke pekerjaan agar tidak kepikiran soal ini, sekarang akhirnya dia bisa pulang tanpa berpikir harus menghajar Kristian. Mobil memasuki ha

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม