Ines memasuki kamarnya dengan sedikit kelelahan hari ini dan menemukan Bibi yang sudah tertidur nyenyak. Ia memang pulang agak lebih lama dari biasanya karena tiba- tiba saja hujan turun begitu deras saat ia baru saja turun dari kereta hingga mau tidak mau ia harus menunggu hingga hujan reda untuk kembali melanjutkan perjalanannya. Dengan perlahan Ines membuka lemari pakaiannya untuk mengambil pakaian ganti setelah ia membersihkan dirinya dan mengecup kening Bibi sesaat. Ia sangat merindukan putri kecilnya tersebut. “ Nes, udah makan?” tanya Septi pada Ines yang baru keluar dari kamarnya. “ Belum, bu. Tapi aku masih kenyang. Aku mau langsung tidur aja. Aku capek banget hari ini.” “ Kenyang habis makan apa? Itu tuh kalau kamu ngemil yang manis- manis padahal belum makan malam. Nanti ma

