Meskipun terik matahari tidak menyilaukan, sekawanan awan cukup tebal untuk menyembunyikannya. Namun rasanya terik matahari masih tetap menyengat. Jalur pendakian gunung ini cukup melelahkan rombongan dan membuat ngos-ngosan. Sebenarnya, perjalanan standar pendakian dari jalur desa Ngroto, Kecamatan Pancur, kurang lebih sekitar dua setengah jam dengan berjalan santai. Namun kali ini rasanya amat sangat lama. Selepas batas perkebunan dan hutan, jalur pendakian mulai menanjak cukup terjal. Beruntung di kanan-kiri jalur terlindungi hutan yang cukup lebat. Kebanyakan ditumbuhi buah-buahan, seperti durian, nangka, petai dan mlinjo. “Menurut penduduk setempat, di sini kalau kita menemukan buah yang sudah masak, kita dipersilahkan untuk makan. Gratis. Dengan catatan, nggak boleh dibawa pulang.

