Eps.66 ♡ White Elephant II

1307 คำ

“Oke, silakan nomor urut satu, siapa? Boleh angkat tangan,” tanya Yudhis. Pak Sidiq mengangkat tangan. “Silakan, Pak. Ambil satu kado,” kata Yudhis. Vina dan Emi saling berbisik. Mungkin mereka sedang mendiskusikan mau mengambil kado yang mana. Cokro saling tatap dengan Yudhis dan yang lainnya. Pak Nugroho menyenggol lengan Pak Sidiq yang hendak mengambil salah satu kado, sembari membisikkan sesuatu. Pak Sidiq mengangguk. Semua kado terlihat sama karena sama-sama dibungkus dengan kertas warna cokelat. Yudhis yang mengusulkan. Supaya sulit ditebak kado itu berasal dari siapa. Namun besar kecilnya bungkusan, tetap tidak bisa membodohi mata. Akhirnya Pak Sidiq mengambil satu kado dan berniat membukanya. “Eits ... nanti dulu, Pak,” cegah Yudhis. “Bukanya bareng-bareng ketika semua udah a

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม