47

1016 คำ

"Kau sepertinya hampir membuat mereka serangan jantung." Edzard berguling dari tepi ranjang untuk merapat ke tengah. Mendekap guling hidup yang terasa manis di hidungnya. "Aku bicara kenyataan. Kau tidak akan bisa mengelak fakta satu itu," balas Edzard santai, suaranya hampir teredam di bahu Helena. "Lambat laun mereka pun akan tahu." "Aku ingin membawamu ke bukit. Tapi di luar hujan. Bagaimana?" Suara pria itu terdengar parau. "Kau bisa membawaku besok siang. Aku cukup puas melihat sekitar rumahmu." "Kau tidak seharusnya berbelanja buah. Ibuku punya kebun buahnya sendiri di ladang," kata Helena, menegur pria itu setelah kembali mencari sesuatu untuk keluarganya. "Tapi mereka menyukainya. Dan aku tidak keberatan sama sekali." Helena menarik napas. "Mereka tidak akan menolak pemberia

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม