"Lou..isee!" rintihnya menahan diri sekuat mungkin. Air mata-nya sudah jatuh dan membasahi wajahnya. Brak! "Ara!" teriak Louise saat melihat kekasihnya terkulai lemah tak berdaya sementara Lexi dengan satu tangan yang berada dibagian dalam gaun yang dikenakan oleh Ara. Sekali melihatnya, dia sudah dapat menduga apa yang terjadi. Karena Louise juga mendengarkan semuanya melalui panggilan telepon mereka yang belum berakhir, sampai Ara terjatuh dan ponsel yang dia genggam pun ikut terjatuh dan hancur. Louise dapat menebak apa yang terjadi setelahnya saat melihat apa yang terlihat didepan matanya. "Louise, hiks," tangis Ara pecah saat melihat kekasihnya datang. "Berengsek! Lu apain cewek gua, haa?!" Louise murka dan menghampiri Lexi. Dia mengangkat Lexi dan tidak lagi memedulikan fakta ba

