"Ara, lu nggak apa-apa? Sini kita masuk dulu kesini bentar," ucap Lexi lembut pada Ara. Dia hanya meninggalkannya sebentar, tidak sampai lima belas menit, tetapi teman-temannya sudah mencecokinya minuman. Seberapa banyak Ara meminumnya dia tidak tahu, yang pasti kondisi Ara tidak tertolong lagi. Padahal dia sudah melarang mereka untuk mengganggu Ara. Tapi mereka tidak mengindahkan perkatannya. Ara yang masih memiliki kesadaran, meski hanya sedikit dapat mendengar perkataan Lexi. Tapi, untuk menjawab perkataan Lexi dia tidak memiliki tenaga dan hanya bisa diam. "Ra, lu tau nggak, kalau lu tuh sekarang seksi dan menggoda banget loh. Gua tau lu mabuk dan gua seharusnya nggak boleh mengambil kesempatan seperti ini. Tapi, gua udah cukup menahan diri selama ini," ucapnya lirih menahan gejolak

