"Sudahlah, Louise. Gua cukup tahu diri, jadi tidak perlu mengatakan hal yang tidak sesuai dengan diri lu. Karena lu sendiri bukan yang mengatakan secara jujur tentang gua. Terima kasih loh, sudah dibantu mengingatkan," ucap Ara dan hendak berdiri, tapi Louise malah semakin menahannya. "Lepasin gua, Louise!" Berontak Ara agar dapat melepaskan diri dari cengkeraman Louise. "Umph," Tiba-tiba saja Louise mencium Ara paksa. Ara hanya memikirkan bagaimana bisa dia bernasib buruk seperti ini. Tidak cukup dia dilecekan dimasa lalu, sekarang pun dia mendapatkan perlakuan yang sama dari laki-laki yang baru saja dikenalnya. Bahkan, laki-laki itu telah membuatnya merasa nyaman hanya berada didekatnya. Lagi-lagi dia tertipu dan merasa bahwa dirinya memang pantas mendapatkan perlakuan seperti ini. "Ar

